BERAU, Jurnalix.com – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, menegaskan bahwa pemerataan infrastruktur digital di Kabupaten Berau harus menjadi prioritas.
Hal ini disampaikannya menanggapi pernyataan Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang sebelumnya menyoroti pentingnya akses internet merata dalam agenda sosialisasi literasi digital dan pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di Berau, Kamis (27/11).
Syarifatul menyebut pembangunan daerah tidak lagi cukup hanya fokus pada jalan, jembatan, atau fasilitas fisik lainnya. Di era digital, kata dia, akses internet yang stabil dan merata sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
“Apa yang disampaikan Ibu Hetifah sangat relevan. Infrastruktur itu bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga jaringan telekomunikasi yang kini menjadi tulang punggung aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, ketimpangan akses digital masih dirasakan di sejumlah wilayah pedalaman dan pesisir Berau.
Kondisi ini menghambat banyak aspek, termasuk edukasi literasi digital, pengawasan aktivitas online anak, hingga pelaporan kasus KBGO yang membutuhkan konektivitas memadai.
“Kalau sinyal saja sulit, bagaimana masyarakat bisa mendapatkan edukasi digital? Ini PR besar kita ,” tambahnya.
Sebelumnya, Hetifah juga menekankan peran orang tua dalam pendampingan digital anak, terutama di tengah meningkatnya kasus KBGO secara nasional.
Legislator Senayan itu berharap akses internet di Berau tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan, tetapi merata hingga pelosok.
Baca: Hetifah Ingatkan Peran Kunci Orang Tua di Tengah Lonjakan Kekerasan Digital
Syarifatul menegaskan bahwa Komisi III DPRD Kaltim akan terus mendorong sinkronisasi pembangunan fisik dan infrastruktur digital di Kalimantan Timur, termasuk Berau.
“Kami akan kawal agar infrastruktur digital berjalan seiring dengan pembangunan fisik. Kesejahteraan masyarakat harus meningkat seiring kemajuan teknologi,” pungkasnya.
(Redaksi)








