JAKARTA, Jurnalix.com – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dianugerahi Dwija Praja Nugraha, penghargaan tertinggi dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bagi kepala daerah yang berdedikasi memajukan pendidikan.
Penghargaan bergengsi tersebut disematkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, pada puncak peringatan HUT ke-80 PGRI di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (29/11/2025).
Capaian ini menempatkan Berau dalam jajaran daerah elite di Indonesia. Tahun ini, penghargaan tersebut hanya diberikan kepada 20 kepala daerah, yang terdiri dari 4 gubernur, 2 wali kota, dan 14 bupati.
Bagi Berau, ini adalah kali kedua penghargaan serupa diraih, setelah sebelumnya diterima pada era Bupati Muharram (2016–2020).
Sri Juniarsih menegaskan bahwa penghargaan ini bukan semata pencapaian pribadi, melainkan buah dari sinergi solid antara pemerintah daerah, organisasi PGRI, dan seluruh tenaga pendidik di Bumi Batiwakkal.
“Ini adalah penghargaan untuk seluruh tenaga pendidik di Berau. Terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang terus dibangun,” ujar Sri Juniarsih usai menerima penghargaan.
Sri Juniarsih Janjikan Tidak Ada Pemotongan Anggaran Pendidikan di Berau
Di tengah isu dinamika fiskal daerah, Sri Juniarsih memberikan garansi mengenai keberpihakan anggaran. Ia memastikan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan jangka panjang Berau.
“Kami memastikan tidak ada pemotongan anggaran pendidikan. Kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas,” tegas bupati perempuan pertama di Berau tersebut.
Menurutnya, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peran guru sangat vital. Hal ini diperlukan agar generasi mendatang mampu mengelola kekayaan alam Berau secara profesional dan berkelanjutan.
“Guru adalah ujung tombak. Karena itu, kesejahteraan dan kompetensi mereka akan selalu kami perjuangkan,” tambahnya.











